Blog ini banyak berisi link" dan hasil COPAS yang harus kami bagikan kepada anda agar pengetahuan kita bertambah.

Terima kasih telah mengunjungi blog kami!.

Kamis, 28 Agustus 2008

Perlukah "kejujuran" dalam membuat blog?


sebelum meneruskan ccerita ini, sebaiknya baca artikel tentang "50 kesalahan dalam menulis blog"
di

http://tutorialgratis.wordpress.com/2008/05/08/menulis-blog/

Sudah dibaca?. Menarik bukan. setelah membaca artikel tersebut, kita merasa bersalah dalam membuat blog yang isinya link saja!. Seperti blog ini!. Tahukah anda?, seorang blogger bebas mengekspresikan perasaan, imajinasi, bahkan informasi yang sifatnya tersembunyi di internet!. Jika kita semua yang menulis blog dari hasil karya kita sendiri, kapan yang mau bagus jika tidak dilengkapi dengan link - link yang bersangkutan tentang tema qta.

Dalam menulis artikel di Ms Word lalu di copy ke blogspot or wordpress, paling tidak memakan waktu 1 jam atau 1/2 jam (paling cepat). Ada iinformasi yang mengatakan, bahwa idealnya seorang blogger "harus" memposting informasi paling tidak 1X dalam sehari, agar blog atau website qta dikunjungi oleh orang lain dan orang lain yang mengunjungi blog kita tidak bosan!. Waow, aneh bukan?. Capek dech kalo qta setiap hari harus memberikan informasi pada orang lain, padahal "Apa Yang Kita Dapat?". Uang dari internet?, atau hanya sekedar coment?, ataupun ucapan terimakasih dari orang lain dan orang tersebut tidak mengetahui kita. Aneh kan?.

Ok, jelasnya banyak yang tidak setuju. Sebuah blog yang bagus memang dari hasil imajinasi diri kita sendiri. Tapi adakah orang yang bisa memiliki rumah mewah dengan hanya ketik artikel selain wartawan atau jurnalis?. banyak orang yang mencoba google adsense tapi perbandingan orang yang berhasil hanya 1000:1. Percaya?. Untuk lebih jelasnya, inilah daftar orang yang berhasil dalam melakukan usahanya di internet! (dari luar negeri).

  • Dan Hogan (sciencedaily.com
  • Dr. Darren Carter (Medical-Coding.net)
  • Erin Billy (TestMagic.com)
  • Jason Calacanis (weblogs, Inc.)
  • Jeremy Schoemaker (shoemoney.com)
  • Matt Daimler (SeatGuru.com)
  • Matt Haugley (PVRBlog.com)
  • Randy Brown (GrownUpGeek.com)
  • Robin Liss (CamcorderInfo.com)
  • Tim Carter (askthebuilder.com)
Coba anda lihat dan pelajari blog mereka, apa saja kelebihan dari blog mereka dan bagaimana cara - cara mereka mengalirkan uang ke rekeningnya.

Masih dari sumber yang sama ternyata ada juga orang Indonesia yang berhasil mengalirkan uang dari sebuah/beberapa blog, dimana pendapatan dari bisnis ini sangat menggiurkan dan bisa lebih dari "cukup" sebagai sumber nafkah sehari - hari. Siapa tahu anda mendapat "inspirasi" dari blognya
  • Misshacker.com
  • Bursamahasiswa
  • Cosa Aranda (cosaaranda.com)
  • Isnaini (isnaini.com)
  • Lukick (kioscek.com)
  • Muridman
  • Pogung 177 (pogung177.com)
  • Radian (radian.name)
  • Ucok
  • Ujang
  • Yulia Anggraeni
Untuk nama-nama di atas datanya didapat dari cosaaranda.com, di mana ia melakukan interview terhadap mereka satu - satu. Dan cossaaranda sendiri salah satu yang banyak memberikan tentang model bisnis di internet termasuk google adsense!.


Bagaimana?. bingung atau ngiri terhadap mereka yang telah sukses dalam menjalankan bisnis di internet. Jangan kuatir, banyak ko kerja yang nyata yang dapat kita jalanin, misalnya membuka toko, warteg, usaha yang lain pokonya tokcer. Saran saya, lihatlah orang - orang di sekitar anda, rata - rata orang yang memiliki rumah mewah, mobil, perhiasan dan sebagainya. Orang tersebut bekerja apa?. lihatlah bisnisnya!. Keren ato tidak. tentunya dia memiliki instink yang kuat untuk berdaya saing dalam kehidupannya.

Jika bisnis anda sudah besar dengan membuka cabang atau dengan cara yang lain. Buatlah blog yang isinya banyak dibutuhkan oleh orang lain. Misalnya resep masakan, cara membuka usaha bengkel mini, membuat minyak kelapa (sekarang kan lagi mahal"nya), dsb. Asik tuh, pasti banyak orang yang melihat blog anda dan membeli barang dari toko anda. Perkara isinya cuma link saja, gak masalah!. tujuan anda kan biar toko anda ramai. Biarpun google dan yahoo tidak menyukainya. yaaa "NO PROBLEM". bebaskan ekspresi dalam menulis blog!.

lihatlah cara yang bagus dan sempurna dalam mempulerkan blog kita kepada orang - orang sekitar(bukan lewat yahoo or google) tetapi di lingkungan sekitar kita!. Baca di sini!.

http://tutorialgratis.wordpress.com/2008/06/04/tips-promosi-blog/

Sempurna bukan?.....

:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk:ayuk

Penulis: shandy Tapen
Blog : www.shandy77.co.cc
www.anugerah.tk (isi sama namun alamatnya aja yang berbeda!)


Ingat!!!. Bebas copy-paste isi dari blog atau website lain asalkan menulis sumber orang yang membuat agar tidak dituding pembajakan!. Bahaya lho dendanya Rp 150 Juta.
:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau:gatau

Rabu, 27 Agustus 2008

Kisah Sukses Keluarga Pengusaha Warteg

28 Warung, 24 Jam, Rp 60 Juta

SM/Abduh Imanulhaq NYAMAN: Karena bersih dan luas, warteg Suharto punya banyak pelanggan. (57m)


SAAT azan magrib berkumandang, kesibukan tampak di Warung Tegal (Warteg) Poncol di Jalan Imam Bonjol, Semarang. Warteg yang berada persis di depan SPBU Poncol itu penuh pelanggan yang ingin berbuka puasa. Dengan sabar, Ny Arlina Widiastuti (35) dan tiga pembantunya meladeni pesanan para pelanggan. Beberapa waktu kemudian, saat semua pengunjung telah menyantap hidangan dengan lahap, mereka baru bisa bernapas lega.

"Saat-saat seperti ini pada bulan Ramadan, memang merupakan jam sibuk. Waktu sahur nanti pun demikian, apalagi menjelang imsak," tutur Suharto (40), pemilik warteg yang juga suami Arlina.

Menilik penampilannya yang bersahaja, orang tak bakal menduga Suharto merupakan pengusaha warteg sukses. Pria kekar itu kini punya empat warung serupa di Semarang. Selain di Poncol, warteg miliknya itu berada di Wonodri Baru, Sadewo, dan Sampangan. Usaha warung nasi khas Tegal yang dia kembangkan itu mampu menyerap puluhan tenaga kerja.

Hebatnya, sarjana ekonomi jebolan salah satu PTS di Yogyakarta itu mengaku tak sendirian dalam mengelola warteg di Kota Lumpia ini. Menurut dia, seluruh saudaranya juga menjadi pengusaha warteg. Jika dihitung, jaringan bisnis keluarga itu memiliki 28 warung di Semarang.

"Saya anak kedua dari sembilan bersaudara. Kami semua mengadu nasib dan peruntungan dengan mengelola warteg di sini. Termasuk, adik saya yang insinyur sipil, sarjana hukum, dan dokter," tutur dia.

Keluarga Suharto itu berasal dari Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Daerah asal mereka cukup terkenal sebagai salah satu perkampungan pengusaha warteg perantauan seperti halnya Desa Sidapurna dan Sidakaton di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Suharto sebelumnya tak pernah mengelola warteg.

Usaha Keluarga

Selepas kuliah, dia meneruskan industri rumah tangga pembuatan kerupuk udang milik keluarga. Namun sayang, usaha yang dia bina dengan susah payah itu jatuh dan tak bisa bertahan. Dia pun berniat mengikuti jejak adik-adiknya yang lebih dulu menjadi pengusaha warteg.

Semula, anak-anak pasangan H Rais dan Hj Syarifah itu membuka warteg di Jakarta. Namun persaingan yang ketat dan biaya operasional tinggi, membuat mereka memutuskan untuk hijrah ke Semarang. Perpindahan lahan usaha itu dirintis anak ketiga, Supratwo dan anak kelima, Wartono.

"Kami betul-betul meniatkan diri untuk sepenuh hati. Sebab di Tegal ada keyakinan umum yang hampir-hampir menjadi hukum tak tertulis. Jika mau menuntut ilmu harus pergi ke timur, yakni ke Semarang atau Yogyakarta. Sebaliknya, kalau mau mencari rezeki harus berjalan ke barat, yaitu ke Jakarta," ungkap Suharto.

Jika sekali waktu melihat warteg dengan nama Aero, itulah salah satu warung keluarga Suharto. Aero merupakan singkatan dari ungkapan bernas "arep enak kudu rekasa (ingin mulia harus bekerja keras)." Tak hanya Aero, beberapa nama lain juga digunakan seperti Atania.

Namun warung milik Suharto, diberi nama sesuai dengan daerah operasi. Salah satunya ya Warteg Poncol. "Pelanggan biar mudah mengingatnya," tutur dia.

Ciri khas warteg keluarga Suharto itu adalah buka 24 jam sehari, alias tak pernah tutup. Berbeda dari warteg lain yang biasanya bercat biru dengan jendela kayu, warung keluarga Suharto didominasi warna merah dan berjendela kaca. Kesan kumuh yang biasanya melekat terhadap warteg, sama sekali tak terlihat. Warteg Poncol misalnya, tampak bersih dengan ruang yang cukup luas dan berlantai keramik.

Berapa omzet yang didapat setiap bulan dari setiap warteg? Suharto tak tahu pasti. Dia hanya menyebut Rp 60 juta. Setiap hari, dia perkirakan pengeluaran untuk belanja per warung Rp 1 juta-Rp 1,5 juta.

"Saya bersyukur atas rezeki yang diberikan-Nya kepada kami sekeluarga. Sekarang mungkin hasilnya terlihat gemilang. Padahal untuk memulainya, betul-betul dari nol bahkan minus," tutur dia. (Abduh Imanulhaq-41m)

Kamis, 21 Agustus 2008

10 Tips Sukses Dalam Kehidupan

successSepuluh tahun yang lalu, kalau saya ditanya apakah tip sukses saya, mungkin saya tidak bisa menjawab. Sekarang, sukses bagi saya bukanlah ketika buku saya menjadi best-seller atau ketika menerima pujian untuk artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal terkemuka di Inggris Raya. Sukses bukan pula ketika saya dan suami berhasil juga membeli rumah di San Francisco Bay Area dengan keringat sendiri setelah hampir sepuluh tahun merantau di Negeri Paman Sam.

Sukses bagi saya adalah mindset. Sukses adalah saya; saya adalah sukses. Sukses bukan tujuan, bukan pula perjalanan. Success is about being dan becoming.

Berani dan overconfident kedengarannya? Mungkin, yang jelas ribuan bahkan jutaan manusia “sukses” di dunia alias manusia bermental juara mempunyai mindset seperti ini.

Apakah Anda perlu menjadi juara tenis tingkat Wimbledon atau juara golf profesional di PGA Pebble Beach untuk disebut “sukses”? Apakah Anda perlu mengendarai Corvette dan Lexus SUV hybrid? Jelas tidak. Seorang bermental juara alias bermindset “orang sukses” bisa jadi hanyalah seorang salesman saja.

Ambillah contoh Bill Porter, seorang salesman door-to-door dari Portland, Oregon yang terlahir dengan cerebral palsy. Ia berjalan kaki setidaknya 10
mil perhari selama 40 tahun dengan tertatih-tatih setiap hari tanpa mengeluh. Hebatnya, karena tubuhnya bagian kiri tidak bekerja sebagaimana
orang normal, ia sebenarnya sangat sulit untuk berjalan tegak dan berbicara dengan jelas. (Baca www.billporter.com, film “Door to Door” dan buku
berjudul “Ten Things I Learned from Bill Porter” oleh Shelly Brady.) Dengan penghasilan pas-pasan dari seorang salesman rumah ke rumah, jelas di mata oang awam ia tidaklah termasuk kategori “sukses secara finansial.”

Namun, bagi saya, Bill Porter adalah salah satu orang paling sukses di dunia yang amat sangat saya kagumi. Salah satu cita-cita saya adalah bertemu muka dengan beliau suatu hari.

Nah, lantas apa resep 10 tip sukses ala Jennie?

**

front cover*Satu*, bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter. Kalau dia bisa jadi seorang
salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan sebenarnya pasti bisa tercapai.

**

*Dua*, belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohandas Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.

**

*Tiga,* setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Ini saya dapat dari salah satu sahabat saya seorang wanita blonda dari San Diego.
Sahabat saya Crystal ini pernah membesarkah hati saya, “There are all kinds of writers, there are all kinds of readers.” Ketika saya down karena merasa incompetent bertarung dengan penulis-penulis lokal di sini, Crystal mengingatkan bahwa setiap jenis penulis pasti ada pembacanya
(niche). Find your niche, so you find your place in the world.

**

*Empat*, bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”

**

*Lima,* belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.

**

*Enam*, lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan. Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam de ja vu.

**

*Tujuh*, telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.

**

*Delapan,* semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin besar penghargaan dan berkat yang kita terima.

**

*Sembilan*, jadilah mentor diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran. Saya tidak memilih Nabi atau pembesar negara, namun seorang wanita berkulit berwarna yang telah membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di dunia.

**

*Sepuluh*, saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiapkesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.

Ingatlah sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset. Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum ego prosperitas (sukses adalah saya).

*Sumber*:
Sepuluh Tip Sukses Right Here, Right Now by Jennie S. Bev.
Jennie S. Bev is a prolific author and co-author of 17 books and
over 850 articles published in the United States, Canada, UK,
France, Germany, Singapore and Indonesia
.

Berita terkait:

Pemasaran Berdasarkan Perilaku Konsumen

Pemasaran lewat internet adalah cara untuk pergi jika Anda ingin seluruh dunia mengetahui tentang produk, jasa dan rencana bisnis. Bisnis kecil di sekeliling dunia memanfaatkan kekuatan internet untuk memperuas bisnis mereka, menawarkan. Rencana baru, atau iklan sederhana dan memasarkan lini produk mereka. Ketika semua ini bersuaran sangat meminta ijin, sebagai pemilik bisnis kecil Anda butuh untuk mengetahui rahasia kesuksesan pemasaran online untuk mencapai bisnis Anda ke level selanjutnya.

Tujuan pemasaran online adalah untuk meningkatkan keutungan dengan menyebarkan kata-kata tentang bisnis Anda. Bagaimana pun, ini telah menjadi kesulitan yang tiba secara meningkat untuk meningkatkan bisnis yang memiliki target pasar yang sama. Dengan sebuah pilihan yang lebar dari produk dan layanan tersedia bagi pelanggan potensial, bisnis mulai bersandar pada tingkah laku pemasaran untuk menilai online tingkah laku konsumen.

Dengan behavioral marketing, fokus seluruhnya pada studi pola pembelian konsumen di internet dan untuk memikirkan rencana pemasaran untuk menarik orang-orang tersebut yang mungkin ditundukkan untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan bisnis kecil. Penekanannya tidak pada pergantian pandangan konsumen, tetapi mendorong dan membujuk dengan pesan iklan yang positif.

Petualangan

Meskipun pemasaran berdasarkan peerilaku ditujukan untuk menjadi sangat efektif, telah menjadi konsentrasi asosiasi privasi dengan bentuk pemasaran ini. Satu dari petualangan terbesar adalah mengikuti jalan tingkah laku perorangan pembeli online.

Kadang konsumen akan mengganti tingkah laku pembelian online untuk alasan yang tidak nyata. Mungkin mereka ingin mencoba produk baru atau tidak suka dengan yang mereka gunakan saat ini. Angka belaka dari pesan pemasaran bahwa konsumen online dibom oleh sebuah hari membuat analisis tingkah laku pembelian lebih kompleks dan sulit.

Jadi, terkadang informasi yang bersama menggunakan teknik ini dapat menyesatkan secara total dan mungkin tanpa menggunakan apa pun juga ketika datang untuk mengalamatkan kelompok target yang benar. Pergantian tingkah laku pribadi mengalahkan tujuan dari analisis tingkah laku konsumen online. Tambahan lagi, beberapa program software anti spyware yang menghalangi cara menjejaki pengguna online.

Target Pasar yang Tepat

Sasaran tingkah laku membantu bisnis online menidentifikasi website di mana mereka dapat memajang iklan banner untuk mempromosikan bisnis mereka dan menarik konsumen. Contohnya, jika target kelompok Anda adalah wanita dengan umur antara 20-30 tahun, kemudian menempatkan iklam pada website bahwa menyediakan untuk umur tersebut akan memberikan hasil yang lebih baik.

Ini membantu bisnis untuk mengelola secara efektif sumber daya mereka dan target pemasaran mereka. Ditambah lagi, ini juga menyimpan banyak waktu, seperti lebih mudah untuk menjual kepada kelompok orang yang dimotivasi membeli produk khusus.

Pemasaran berdasarkan tingkah laku dapat sangat bermanfaat untuk pengiklan memahami tipe pembelian konsumen dalam kelompok target spesial. Menjadi fokus pada kelompok yang tepat juga memberikan pemilik bisnis sebuah kesempatan untuk mengkomunikasikan secara lebih efektif. Dengan menggunakan pemasaran berdasarkan tingkah laku, bisnis kecil Anda dapat mencapai return on marketing investment yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar pada jangka panjang. (sumber: www.morebusiness.com)

Pemasaran yang Pas di Setiap Masa Kehidupan Produk

Yang namanya bisnis sudah pasti akan mengalami kondisi pasang surut. Ketika bisnis baru dimulai mungkin belum ada atau sedikit orang yang mengetahui keberadaan bisnis. Kemudian lambat laun bisnis makin dikenal, dan hingga mencapai peningkatan pada batas tertentu. Namun kemudian bisnis juga berpotensi mengalami masa penurunan setelah mengalami kondisi puncak tertentu. Jika bicara dalam kapasitas produk, proses yang menggambarkan hal di atas biasa disebut dengan product lifecycle atau masa kehidupan produk. Terdiri dari masa pengenalan produk, perkembangan penjualan yang pesat (kedewasaan) , kemandegan (kejenuhan), dan kemudian penurunan.

Proses di atas sudah lumrah terjadi. Namun yang patut dicermati, semua proses di atas tidak berlaku sama untuk semua produk. Tidak semua produk akan mengalami semua proses tersebut. Tak jarang terjadi sebuah produk sampai pada tahap pengenalan, namun setelah itu tidak lagi ada di pasaran. Dengan arti lain umur produk sangat pendek.

Nah, bagi Anda pebisnis, sudah seharusnya mempersiapkan sebaik mungkin kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di setiap siklus dalam kehidupan produk atau jasa yang ditawarkan. Salah satunya adalah dengan menerapkan strategi pemasaran yang pas untuk setiap masa kehidupan produk.

Beberapa ciri bisa dicermati dalam siklus produk. Pada masa perkenalan biasanya penjualan produk sangat lambat berubah, dan laba mungkin belum ada karena banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk alat-alat penjualan. Pada masa pertumbuhan penjulalan amat cepat meningkat dan diikuti pula oleh peningkatan laba. Sementara pada masa kedewasaan penjualan hanya sedikit mengalami kenaikan dan cenderung stabil, lalu mencapai titik tertinggi. Sesudahnya diikuti masa kejenuhan yaitu pada masa penjualan tidak lagi mengalami peningkatan (stabil). Masa terakhir adalah masa penurunan dan merosotnya laba sampai titik nol.

Suad Husnan dan Suwarsono pada bab strategi optimasi marketing mix dalam sebuah buku mereka menulis bahwa pada setiap masa kehidupan produk memiliki kombinasi urutan prioritas marketing mix (bauran pemasaran). Berikut ini kombinasi urutan prioritas marketing mix yang bisa diterapkan pada setiap masa kehidupan produk.

* Pada tahap perkenalan, urutan prioritas dari marketing mix adalah produk dalam ini kualitas produk, advertensi, harga, baru kemudian pelayanan.
* Pada masa kedewasaan penggunaan harga dalam mempengaruhi penjualan akan sangat menentukan, baru kemudian advertensi, kualitas produk dan pelayanan.
* Pada masa kejenuhan, packaging atau pengemasan dapat digunakan sebagai alat utama, kemudian baru advertensi, kualitas produk dan pelayanan, baru kemudian harga.
* Pada masa penurunan, kombinasi urutannya adalah advertensi, pelayanan, kualitas produk, packaging, dan harga.

Tentu saja tidak ada pebisnis yang ingin produknya berumur pendek di pasaran. Dengan mengenal siklus kehidupan sebuah produk dan srategi bauran pemasaran yang tepat untuk setiap siklus bisa membantu pebisnis optimal dalam mencapai tujuan bisnis. (SH)

Ragam Sumber Dana Jangka Menengah Usaha

Tidak ada pembatasan yang pasti antara jenis sumber dana usaha jika dibagi menurut waktu, jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang. Namun secara umum pembiayaan yang berjangka waktu satu hingga sepuluh tahun dikategorikan ke dalam pembiayaan jangka menengah. Sementara jika lebih dari masa tersebut di kategorikan menjadi pembiayaan jangka panjang.

Khusus pembiayaan jangka menengah yang kerap jadi pilihan usaha pebisnis, pada dasarnya secara global ada beberapa jenis pembiayaan termasuk di dalamnya. Diantaranya adalah term loan. Term loan biasa diberikan oleh bank komersial, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan pemerintah dan supplier perlengkapan. Besarnya tingkat bunga term loan ditentukan beberapa faktor seperti tingkat bunga umum, besar kecilnya pinjaman, jatuh tempo, dan jumlah utang yang telah dimiliki sebelumnya.

Jenis pembiayaan jangka menengah lainnya adalah equipment loan, yaitu pembiayaan yang biasa digunakan untuk pengadaan perlengkapan baru. Equipment loan biasanya diberikan untuk perlengkapan yang mudah diperjualbelikan, dan bukan perlengkapan yang terspesialisasi.

Equipment loan biasanya diberikan oleh bank komersial, penjual perlengkapan, perusahaan asuransi, dana pensiun dan lembaga pembiayaan lainnya. Terdapat dua instrumen bisa digunakan dalam membiayai equipment ini, yaitu melalui kontrak penjualan kondisional dan hipotek barang bergerak. Jika perusahaan menggunakan kontrak penjualan kondisional untuk membiayai pembelian perlengkapan, penjual akan menahan sebagian sampai pembeli melunasi keseluruhan pembiayaan sesuai kontrak. Jadi pada saat perlengkapan dikirim biasanya penjual menerima down payment dan pembeli bersedia melunasi secara periodik. Hingga pada saat pelunasan berakhir maka penjual akan menyerahkan perlengkapan yang ditahan atau surat-surat perlengkapan tersebut.

Sementara hipotik barang bergerak lebih umum digunakan oleh bank komersial. Sama halnya dengan pemberian gadai, pemberi pinjaman memiliki atau menguasai hak gadai atas suatu perlengkapan dan peminjam akan melunasinya untuk jangka waktu tertentu. Apabila dikemudian hari peminjam tidak dapat melunasi utang, maka pihak pemberi pinjaman akan menjual perlengkapan yang ditahan tersebut. Namun belakangan berkembang pemikiran bahwa pemberian hak gadai tanpa harus menahan perlengkapan sebagai objek gadai. Alasannya utamanya, perlengkapan yang dijadikan sarana produksi jika ditahan bisa-bisa akan menghambat proses produksi peminjam dan mengakibatkan ketidakmampuan membayar pinjaman.

Pembiayaan leasing

Sebagai salah satu bentuk pembiayaan, leasing menjangkau objek-objek seperti apartemen, perkantoran, pertokoan, telepon, mobil, komputer hingga bangunan dan peralatan pabrik. Leasing merupakan suatu kontrak antara pemilik aktiva (lessor) dan pihak lain yang memanfaatkan aktiva (lessee) untuk jangka waktu tertentu. Lessee dapat memanfaatkan aktiva tanpa harus memilikinya, tanpa menanggung biaya perawatan, pajak atau pun asuransi. Sebagai kompensasi, lessee berkewajiban membayar sewa aktiva yang digunakan.

Beberapa bentuk leasing yang populer diantaranya sale and leaseback, operating leases dan financial leases. Sale and leaseback dimana perusahaan yang memiliki aktiva menjual aktiva tersebut kepada perusahaan lain dan sekaligus menyewa kembali aktiva tersebut untuk periode tertentu. Pembeli aktiva dapat berupa bank, asuransi, perusahaan leasing, pegadaian atau pun investor individu.

Operating leases, dimana pihak lessor menyediakan pendanaan sekaligus biaya perawatan yang keseluruhannya tercakup dalam pembayaran leasing. Sementara pada financial leases, lessor tidak menanggung biaya perawatan, tidak dapat dibatalkan dan diamortisasikan secara penuh. (SH)


Sumber: Buku Manajemen Keuangan Edisi 3 Karangan R Agus Sartono

Ketika Perusahaan Ingin Hidup Abadi

Oleh: Dwi Suryanto*

*Penulis alumnus Program Doktor Universitas Padjadjaran dan Magister Manajemen UGM. Ia juga memperoleh gelar doktor di bidang Metaphysical Science dari University of Metaphysics, California, USA. Saat ini Pembantu Direktur II Politeknik Pos Indonesia dan Direktur Program Magister Manajemen Universitas Sarjanawiyata Yogyakarta. Lebih lanjut tentang penulis, kunjungi blog: http://www.pemimpin-unggul.com





Ya, ia baru saja selesai meniup lilin ulang tahun. Ketika gema lagu “selamat ulang tahun dan panjang umurnya” selesai, walau ada yang salah ucap menjadi “panjang ususnya” pesta dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pembagian ulang tahun. Terus saja acara dilanjutkan dengan mencium pipi gadis itu, “sengok-sengok” dan pesta berlanjut.

“Mbok kalau Gusti Pangeran mengijinkan, saya tak mati saja. Rasanya saya sudah capek hidup di dunia ini. Semua teman saya sudah tidur dengan tenang di alam arwah sana, sementara saya, malah hidup terus dengan penyakit tua yang makin menggerogoti badan saya,” Ucap seorang pria tua berusia 88 tahun, yang “mendamba” kematian. Baginya, semakin cepat “panggilan pulang” hadir, semakin senang pula ia. Baginya, apa artinya hidup lama jika penyakit yang macam-macam selalu hadir dalam hari-hari panjangnya.

Ada kontradiksi di sini. Pada ulang tahun gadis cantik tadi, semua orang mengharap agar umur panjang, panjang rejeki, jodoh, dan panjang segala-galanya…Sementara, orang tua tadi begitu mendamba kematian.

Namun ada satu yang pasti, manusia pasti mati. Berapa pun umurnya, pasti mati. Bahkan Nabi Nuh, yang konon berusia 800 tahun, akhirnya beliau wafat.

Saya rasa tidak ada satu orang pun yang membantah hal ini, walau cerita-cerita popular di Barat ada yang meragukan kepastian ini. Hikayat Vampire pengisap darah, adalah tokoh yang bisa hidup terus sepanjang masa. Mereka hanya bisa mati jika kena sinar matahari atau kena belati kayu yang sudah diberi mantra, dan itu pun harus bisa ditusukkan tepat di tengah jantungnya. Jika hanya mengenai lengan, apalagi rambut, jelas vampire itu tidak mati.

Hidup langgeng, secara bawah sadar, adalah dambaan semua orang. Anda tidak ingin hidup langgeng? Ah, yang benar saja. O, mungkin ada syarat, kita inginnya hidup langgeng yang sehat, muda terus, dan tentu saja harus bahagia. Begitu bukan keinginan anda? Tapi, celakanya, hidup seperti itu tidak ada.

Tapi harapan hidup abadi selalu bergema di ruang batin semua orang. Harapan mereka sekarang diarahkan pada yang lain, yaitu perusahaan. Secara logika, semestinya semua perusahaan harus bisa hidup selamanya. Mengapa? Karena bukankah karyawan yang tua bisa digantikan oleh yang muda? Yang pensiun diganti tenaga segar. Otak tua diganti otak muda. Bukankah seharusnya bisa hidup sepanjang masa?

Perusahaan tempat saya bekerja, PT. Pos Indonesia, termasuk sudah sangat tua. Kantor pos yang pertama kali didirikan, adalah tahun 1864 di Batavia. Jadi Pos saat ini sudah berusia 142 tahun. Jika ia manusia, ia tentulah sudah sangat renta. Tapi jika ia awet muda, ia mungkin sudah berpengalaman kawin 3 atau 4 kali, karena istri-istrinya sudah wafat duluan.

Sementara itu, kantor tempat istri saya bekerja, sudah “wafat” lama. Ketika kami pacaran, saya selalu dengan bangga melihat tulisan di mana-mana, “Tanah ini milik BHS Bank.” Ketika saya tanya apa singkatannya BHS, dengan antusias “pacar” saya menjawab, “Bank Harapan Suram.” Sekarang bank itu sudah almarhum. Saya yakin bank itu masih belum terlalu “tua” ketika ia meninggal.

Ketika saya sering naik pesawat, saya saat itu merasa bangga. Pramugari dan pramugara yang melayani pesawat itu cantik dan ganteng. Naik pesawat itu, dan kemudian bercerita pengalaman kepada teman-teman saya, membuat saya makin bangga. Sempati, nama maskapai itu, sekarang sudah almarhum.

Deretan perusahaan kelas atas yang almarhum begitu banyak, mulai dari Bank Bali, Bank Duta, hingga bank Putera Sukapura. Apakah Sempati, BHS, dan bank-bank itu termasuk jelek kinerjanya? Apakah layanan mereka kepada pelanggan sedemikian buruknya sehingga ditinggalkan oleh pelanggannya? Tidak. Menurut saya, layanan mereka baik, bahkan Bank Bali, sangat baik. Jika baik, mengapa mereka harus sudah “meninggal?”

Sementara itu, Pos, si tua renta, masih bisa hidup dan bernafas. Bahkan, dengan manajemen strategi yang lumayan tepat di akhir-akhir ini, Pos menjalani semacam “mutasi sel” sehingga beberapa sel-selnya menjadi remaja (rejuvenated) dan bisa jadi sel remaja itu mempengaruhi sel-sel tua lainnya dan beralih menjadi remaja, yang akhirnya bisa hidup terus.

Menghadapi misteri kematian, memang menakutkan, sekaligus membangkitkan rasa ingin tahu yang besar. Ingrid Bonn, dari Griffith University Australia, juga tertarik melihat fenomena itu. Ia ingin melihat mengapa satu perusahaan bisa hidup terus, sementara lainnya sudah mati lebih dulu. Faktor apa yang menjadi penyebab hidup dan matinya perusahaan.

Melalui studinya terhadap 63 perusahaan di Australia, dan menguji 1000 variabel yang diperkirakan berpengaruh terhadap kelanggengan perusahaan, ia menemukan fakta-fakta menarik. Ia menemukan ada lima faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap daya tahan perusahaan. Faktor itu adalah: 1) Ukuran perusahaan, 2) sistem perencanaan, 3) arah perusahaan, 4) penelitian dan pengembangan, 5) karakteristik kepemilikan.

1. Ukuran perusahaan. Semakin besar ukuran perusahaan, semakin tinggi daya hidupnya. Dari penelitiannya, Inggrid menemukan bahwa perusahaan di Australia yang berpenghasilan lebih dari 279 juta dolar Australia, lebih berpeluang hidup dibanding perusahaan yang berpenghasilan di bawah itu.

Pertanyaannya, mengapa perusahaan yang berpenghasilan besar itu jauh lebih lestari hidupnya? Dari literature kita tahu bahwa perusahaan besar jelas memiliki keunggulan dalam skala ekonomi. Mereknya dikenal luas, mereka juga bisa “bargain” lebih baik dengan pemasok dan distributor. Secara umum, mereka memang memiliki “kekuatan” yang lebih di pasar.

Walau demikian, perusahaan ini juga memiliki kelemahan, misalnya birokrasi, struktur organisasi yang ruwet yang bisa menghalangi kecepatan mereka unggul di pasar. Menghadapi keadaan seperti itu, para pemimpinnya harus mampu merumuskan manajemen strategi yang tepat. Jika tidak, keruwetan itu akan mengurangi "daya hidup" perusahaan tersebut.

2. Sistem Perencanaan. Dari penelitian jelas terlihat bahwa perusahaan yang mempunyai sistem perencanaan strategis yang formal, lebih berpeluang hidup lama dibanding yang tidak. Literatur juga menegaskan manfaat strategic planning ini, walau beberapa ahli seperti Quinn (1980) dan Mintzberg (1994) mempertanyakan manfaat itu. Ketika perusahaan mempunyai perencanaan strategis yang formal, mereka bisa mengidentifikasi ancaman dan peluang yang ada di sekitarnya. Ketika mereka menangkap peluang itu, dengan rencana formalnya, mereka bisa mengalokasikan waktu dan sumber daya yang tersedia di perusahaan itu. Di samping itu, dengan rencana formal itu, bisa memberi nilai simbolis kepada “stakeholder” bahwa perusahaan itu memang proaktif terhadap arah perusahaan itu di masa datang.

3. Adanya arah yang jelas bagi perusahaan. Ketika perusahaan menyusun perencanaan strategis, jelas harus ditentukan dulu arah yang jelas dari perusahaan. Ini pelajaran penting bagi para pemimpin. Ketika anda memimpin, anda harus dengan jelas ke arah mana anda menuju. Jangan pernah biarkan bawahan anda bertanya atau menggerundel, “Akan dibawa ke mana perusahaan ini?”

4. Komitmen terhadap penelitian dan pengembangan. Dari penelitian itu, ternyata perusahaan yang mengalokasikan lebih dari 1% dari pendapatan untuk penelitian, ternyata berpeluang hidup lebih lama dibanding yang mengalokasikan jumlah yang sedikit. Hasil ini juga sejalan dengan beberapa penelitian lain seperti dilakukan oleh Franko (1989) dan Capon (1990).

5. Kepemilikan. Ketika kepemilikan ditangan perusahaan asing, potensi hidup perusahaan lebih tinggi dibanding perusahaan berada di tangan pengusaha lokal. Ini juga terjadi di Indonesia. Perusahaan asing seperti Unilever, Philips, termasuk Pos (dulu milik Belanda), ternyata memang lebih mampu hidup lebih lama.



Hasil penelitian itu memberi kita informasi, bahwa perencanaan yang formal masih begitu bermanfaat bagi perusahaan, walau beberapa ahli seperti Mintzberg meragukan keunggulan itu. Sebagai pemimpin, sebaiknya anda jangan melupakan perencanaan formal itu. Tentu, walau formal, kreativitas dalam perencanaan masih harus terus diusahakan. Intuisi, gut feelings, masih harus diperhitungkan.

Selain itu, jangan lupa memberi arah yang jelas terhadap perusahaan. Orang sering menamakan arah ini dengan visi. Tentu tidak cukup hanya perencanaan formal dan visi saja, anda harus melaksanakan rencana dan visi itu. Tanpa itu, rencana tadi hanya berujud slogan-slogan indah yang terpasang di dinding-dinding dan di laporan keuangan yang tidak ada artinya apa-apa. Jika hanya itu yang anda lakukan, jangan-jangan “pintu kubur” perusahaan anda memang sudah terbuka lebar-lebar.

Sikap yang Benar untuk Memulai Bisnis Sendiri

Oleh : Wuryanano

Pebisnis dan Penulis dalam blognya wuryanano.blogspot.com

Bukan suatu hal mudah untuk memulai bisnis sendiri, tetapi sebaliknya, juga bukanlah hal sulit untuk dilakukan. Memulai bisnis pribadi merupakan hal yang menakutkan, dan sekaligus menarik. Mengapa? Di satu sisi, hal ini dapat menimbulkan Resiko besar, sedangkan di sisi lain, kesempatan besar dalam kehidupan juga sedang menanti. Oleh karena itu, sangat masuk akal jika Anda menjadi ingin tahu, apa saja sebenarnya, yang terlibat dengan diri Anda pada saat memulai berbisnis, dan apa saja yang bisa membuat langkah bisnis Anda ini bisa sukses.

Berikut ini ada beberapa hal, yang mungkin bisa membantu Anda untuk memikirkannya sebelum terjun langsung membuka sebuah bisnis:

1. Carilah jalan dari beberapa cara bisnis konvensional, dan cobalah. Di sini Anda tidak harus, dan memang tidak perlu langsung melakukan cara yang benar bukan? So, Business is Learning by Doing, isn't it?
2. Jadilah orang yang kreatif, fleksibel, dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi, dengan mendapatkan informasi tentang pangsa pasar, dan peristiwa-peristiwa yang baru saja terjadi, yang sekiranya bisa mempengaruhi pangsa pasar itu.
3. Apa tujuan pribadi Anda untuk berbisnis sendiri ini? Apa yang Anda kehendaki dalam hidup? Jenis penghasilan seperti apa yang Anda inginkan? Di manakah Anda berada 5 tahun, 10 tahun mendatang? Ini semua bisa menyatakan tujuan pribadi Anda, dan ini bukan hal sepele. Anda harus memiliki dan mengetahui tujuan pribadi yang benar-benar penting bagi Anda, karena perlu Anda ketahui, bukankah bisnis itu sendiri merupakan sesuatu yang menuntut?
4. Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda sedang melakukan sesuatu yang ingin dilakukan? Apakah Anda bekerja dengan orang-orang yang memang Anda ingin bekerja sama untuk melakukannya? Apakah menurut Anda, kira-kira pengembalian investasi sudah bisa seperti yang diharapkan? Jika ternyata muncul perasaan tidak senang, tidak "mood", maka bisa jadi Anda tidak akan menjadi pengusaha yang baik dan sukses.
5. Punyai ide bisnis yang disertai hasrat membara atau "passion" pribadi untuk segera memulai dan mengoperasikannya. Hasrat pribadi ini semestinya menjadi bagian dari apa yang Anda kehendaki dalam hidup. Jika tidak, jangan harap Anda bisa mengubah semua ide Anda menjadi bisnis yang sukses.
6. Lihat kembali dan pikirkan pengalaman kerja Anda. Pengalaman kerja adalah bagian dari ide bisnis. Jika Anda ingin membuka sebuah bisnis, ada baiknya jika Anda ikut program "on the job training" atau magang kerja lebih dulu di bisnis yang sekiranya Anda inginkan. Seperti di Komunitas TDA ini, ada program "Apprentice"...ini bisa juga dimanfaatkan.
7. Harus berusaha memiliki pengetahuan dasar berbisnis, jangan ngawur atau percaya begitu saja "omongan ngawur" tokoh-tokoh bisnis yang sudah jadi milyarder yang sering bilang, bahwa kalau mau bisnis ya jalanin aja gak perlu mikir. Saya jamin pada akhirnya, jika Anda mengikuti begitu saja "anjuran ngawur" itu, maka Anda akan benar-benar mikir belakangan, dan pusing seribu keliling, akibat bisnis Anda hancur, alias bangkrut dengan hutang melimpah. Ingat, pengetahuan dasar berbisnis ini merupakan salah satu pintu masuk untuk memulai bisnis Anda sendiri. Naluri, perasaan, ataupun intuisi bukanlah pengganti untuk pengetahuan. Jadi Anda harus mau belajar mendalami bisnis dengan ilmu pengetahuan.
8. Bertanyalah pada hati nurani Anda. Apakah Anda ingin mulai membuka bisnis baru itu karena ingin cepat menjadi kaya raya? Apakah Anda ingin cepat menjadi milyarder? Menurut saya, jika Anda ingin memulai bisnis sendiri dengan sikap seperti tersebut, maka itu bukanlah sikap yang benar. Uang memang penting, tetapi itu akan datang kemudian seperti yang Anda inginkan...setelah Anda melakukan usaha keras, tekun, pantang menyerah, dan dengan rasa hasrat membara.
9. Punyai "inner vision", yang mengarahkan Anda untuk melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya! Berikan sesuatu yang dibutuhkan orang. Dengan “inner vision” seperti ini, maka yakinlah Anda akan dihargai orang terus-menerus, meskipun mungkin pada awalnya Anda belum menghasilkan uang yang banyak.
10. Jika Anda sudah memiliki sikap mau melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya, maka ini akan membentuk Anda untuk memiliki komitmen sukses, dan membuat Anda untuk terus melangkah dari keadaan sekarang, untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan, pada gilirannya nanti, Anda akan menjadi seorang yang kaya ide, punya visi, dan sanggup menerapkan sesuatu yang lebih baik daripada orang lain, bahkan orang yang mungkin Anda lihat sebagai sosok terbaik pada saat ini.



Nah, rekan-rekan entrepreneur jika Anda bisa melakukan kesepuluh hal di atas tersebut, maka hal itu akan menjadikan Anda sebagai orang yang tidak puas dengan pekerjaan dan hasil kerja yang rata-rata (average), tetapi Anda akan menjadi orang yang puas dengan melakukan pekerjaan dan menghasilkan sesuatu yang besar (superior).

Inilah menurut saya suatu sikap yang penting dan benar ketika Anda mau memulai bisnis pribadi. Dan, jika Anda merasa telah memiliknya, maka Anda memang pantas memulai bisnis pribadi buat masa depan Anda dan keluarga Anda. Jadi, mau tunggu apa lagi?

10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses

wirausahacom
Font size: Decrease font Enlarge font
Berikut ini 10 langkah yang bisa memandu pebisnis menyusun bisnis dam membuatnya sukses.

1. Kerjakan apa yang Anda sukai. Anda akan mencurahkan banyak waktu dan energi untuk memulai sebuah bisnis dan membangunnya menjadi usaha yang berhasil, jadi sangat penting bahwa Anda sangat menikmati secara mendalam apa yang Anda kerjakan, apakah menjalankan sewa pemancingan, mengkreasikan tembikar atau memberikan nasehat keuangan.

2. Mulai bisnis Anda ketika Anda masih bekerja. Berapa lama paling banyak orang bisa tanpa uang? Tidak lama. Dan ini akan menjadi waktu yang lama sebelum bisnis baru Anda benar-benar membukukan keuntungan. Menjadi karyawan ketika memulai bisnis berarti ada uang di saku ketika Anda memasuki proses memulai bisnis.

3. Jangan kerjakan hal tersebut sendirian. Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis (dan setelahnya). Seorang anggota keluarga atau teman yang dapat memberikan ide dan akan mendengat secara simpatik hingga hal penting tarakhir memulai bisnis tidak ternilai harganya.

4. Pertama dapatkan klien atau pelanggan. Jangan menanti sampai Anda telah secara resmi memulai bisnis hingga garis ini, karena bisnis Anda tidak dapat bertahan tanpa mereka. Kembangkan jaringan atau network, buat kontak. Jual atau berikan produk atau jasa Anda. Anda tidak dapat memulai pemasaran terlalu cepat.

5. Tulis perencanaan bisnis. Alasan penting membuat rencana bisnis adalah langkah ini dapat membantu Anda menghindari habisnya waktu dan uang mwmulai bisnis yang tidak akan sukses.

6. Lakukan riset. Anda akan mengerjakan banyak penelitian sepanjang rencana bisnis, tetapi itu barulah awalnya. Anda untuk menjadi ahli dalam industri Anda, produk dan jasa. Jika Anda telah selesai. Bergabung pada asosiasi industri atau profesional yang berhubungan dengan bisnis Anda sebelum memulai bisnis merupakan ide yang bagus.

7. Dapatkan bantuan profesional. Di satu sisi, hanya karena Anda menjalankan bisnis kecil, bukan berarti Anda harus menjadi ahli di bidang apa pun. Jika Anda bukan seorang akuntan, hire lah satu atau dua orang misalnya. Jika Anda ingin menulis kontrak, dan Anda bukanlah seorang lawyer, hire lah 1 orang. Anda akan membuang lebih waktu dan munkin juga uang untuk mencoba melakukannya sendiri pekerjaan dimana Anda tidak memiliki kualifikasi untuk mengerjakannya.

8. Dapatkan uang. Simpan jika harus, mendekati investor potensial dan pemberi pinjaman. Gambarkan perencanaan keuangan jatuh ke belakang. Jangan mengharapkan memulai bisnis dan kemudian berjalan ke dalam bank dan mendapatkan uang. Pemberi pinjaman tradisional tidak seperti ide baru dan tidak seperti bisnis tanpa pembuktian track records.

9. Jadi lah profesional semenjak memulai. Segala sesuatu tentang Anda dan cara Anda menjalankan bisnis membuat orang-orang tahu bahwa Anda seorang profesional yang menjalankan sebuah bisnis yang serius. Ini berarti mendapatkan semua pelrengkapan seperti kartu bisnis profesional, telepon bisnis, dan alamat email bisnis, dan memperlakukan orang secara profesional, cara yang sopan.

10. Jalankan hukum dan keluarkan pajak dengan benar pada kali pertama. Hal tersebut lebih sulit dan lebih mahal dibandingkan mengerjakannya setelah itu. Apakah bisnis anda butuh teregistrasi? Akankah Anda harus memiliki asuransi untuk karyawan atau deal dengan pajak gaji? Akan bagaimana bentuk bisnis yang Anda pilih mempengaruhi situasi pajak pendapatan Anda? Pelajari kewajiban pajak dan hukum sebelum Anda memulai bisnis dan mengoperasikannya.

Memahami 9 Aspek Penting Sebelum Memulai Usaha

wirausahacom
Font size: Decrease font Enlarge font
Memulai bisnis bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah. Hal yang klasik, banyak pertimbangan di sana sini sehingga tak jarang membuat orang urung memulai bisnis. Semestinya memulai bisnis tidak menjadi salah satu sumber ketakutan bagi setiap orang. Untuk menghilangkan ketakutan dalam memulai bisnis, seseorang bisa membuat persiapan bisnis yang matang sehingga dapat menjalaninya dengan optimistis.

Salah satu seminar Gerald Abraham salah seorang penasehat bisnis pada sebuah firma hukum, juga pemilik dan direktur sebuah konsultan keuangan di tahun 2006, berisi tentang menjadi sukses dengan memahami 9 aspek penting sebelum memulai usaha.

1. Memahami konsep produk atau jasa secara baik

Sebelum memulai suatu usaha maka hal yang terpenting adalah pemahaman kita akan konsep produk atau jasa yang akan menjadi bisnis inti. Kita perlu memahami bukan hanya secara teknis produksi tetapi juga pasar dan prospek mulai daripada lingkungan yang terkecil kepada lingkungan yang terbesar. Dalam topik ini dibahas secara menyeluruh aspek-aspek yang penting dalam melakukan analisa atas kelayakan dan prospek produk termasuk produk-produk yang sama sekali baru dengan melihat sisi human behavior, kebutuhan pasar dan lainnya.

2. Membuat visi dan misi bisnis

Setiap orang yang mau memulai bisnis harus mengetahui visi dan misi yang akan menjadi panduan seseorang untuk tetap fokus kepada tujuan bisnis dan organisasi yang awal. Seringkali suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru. Dalam topik ini setiap orang akan belajar bagaimana membuat visi dan misi dalam kaitannya dengan latar belakang pribadi dan pengetahuan usaha yang akan anda rintis.

3. Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses

Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha anda selain daripada pemahaman usaha anda. there is no over night success sesuatu yang harus dicamkan daripada setiap calon “entrepreneur” karena dibutuhkan waktu, sikap tidak menyerah, proses belajar secara kesinambunga, dan melihat permasalahan secara positif yang tidak membuat anda menjadi patah semangat namun melihat setiap peluang dan belajar atas setiap kegagalan.Anda akan belajar untuk mengembangkan sikap-sikap diatas untuk menjadi “bisnis entrepreneur” yang sukses.

4. Membuat perencanaan dan strategi bisnis yang efektif akan menghindari usaha daripada risiko bisnis dan keuangan.

Secara statistik hampir seluruh kegagalan bisnis kecil dan menengah disebabkan karena tidak adanya atau kurang efektifnya perencanaan bisnis yang anda buat. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga dan biaya dan aspek lainnya dalam perencanaan bisnis haruslah menggambarkan secara akurat realitas pasar atau praktek yang ada dalam suatu industri. Sistematika perhitungan dan proyeksi pendapatan dan biaya harus dibuat secara tepat sehingga membantu setiap calon pengusaha untuk menghitung secara akurat kebutuhan modal investasi dan modal kerja termasuk struktur biaya untuk persiapan awal, tahap percobaan, produksi secara komersial, inventori, distribusi, pemasaran, administrasi, sumber daya manusia dan juga komponen pendapatan usaha yang terdiri dari pendapatan inti dan tambahan. Pemahaman yang baik atas hal ini juga akan membantu calon entrepreneur untuk dapat mengindentifikasi potensi resiko bisnis, manajemen dan keuangan dan membuat langkah-langkah pengendalian untuk dapat menghindari setiap resiko tersebut.

5. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen.

Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran, produksi, distribusi dan penjualan berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu seperti bahan baku yang terbuang, pekerja yang tidak produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang tidak jelas, koordinasi dan komunikasi antar pegawai yang tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat, perekrutan pegawai yang tidak efektif sehingga banyak pegawai yang keluar masuk dan membuang banyak waktu dan biaya, pelatihan yang tidak baik sehingga produktivitas pegawai yang rendah dan masih banyak lagi permasalahan organisasi. Dalam topik ini kami akan memberikan pengetahuan dasar dan aspek-aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha.

6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil.

Sumber Daya Manusia atau SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar yang menyadari bahwasanya untuk memulai usaha seringkali apabila kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses. Topik ini akan membantu kita untuk memahami kriteria pegawai yang baik dan sesuai dengan kebutuhan usaha, manajemen SDM secara umum termasuk sistim penilaian kinerja pegawai sehingga setiap pegawai akan merasa puas dan juga bagaimana memotivasi pegawai baik secara psikologi umum maupun dengan sistim insentif untuk mengoptimalkan kinerja pegawai.

7. Mengapa kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan sangat penting?

Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas, kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik. Kreativitas seperti “thinking outbox” atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif akan sangat membantu usaha anda untuk berhasil. Kreativitas juga akan sangat membantu anda untuk menyesuaikan produk-produk anda agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda. Kepemimpinan sangat penting dalamkrisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha anda percaya bahwasanya anda tidak panik, menjadi tempat last resort solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan. Proses Pembuatan Keputusan akan membantu anda dalam mencari alternatif solusi dan memilih yang terbaik untuk usaha dan organisasi anda. Dalam topik ini anda akan mendapatkan cara-cara mengembangkan kreativitas usaha anda, ciri-ciri kepemimpinan yang cocok dengan latar belakang pribadi anda dan bagaimana proses yang benar dalam membuat keputusan dalam setiap permasalahan.

8. Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan dan pembiayaan

Pemahaman atas aspek ini adalah sangat penting dalam perkembangan usaha anda. Seringkali produksi terganggu karena pengelolaan keuangan yang tidak baik seperti kekurangan dana untuk pembelian bahan baku, alat-alat produksi dan lainnya. Dalamtopik ini akan dibahas pengetahuan dasar atas cash flow atau arus kas yang seperti darah dalam tubuh manusia, biaya pendanaan, pembiayaan modal kerja dan investasi, struktur modal, aset perusahaan, penyertaan modal dan lainnya.

9. Pemasaran, pelayanan dan product brand

Pemasaran merupakan ujung tombak keberhasilan penjualan produk atau jasa. Sebaik apapun produk atau jasa tanpa pemasaran yang baik maka akan sangat sukar untuk meningkat penjualan dan keuntungan usaha. Di lain pihak tanpa pelayanan yang baik kepada pelanggan maka akan sangat sukar suatu usaha untuk memperoleh pelanggan yang loyal yang merupakan kunci perkembangan usaha. Dengan pelanggan yang loyal maka pekerjaan pemasaran akan lebih mudah karena pelayanan yang baik akan menciptakan product brand yang baik kepada calon pelanggan baru. Dalam topik ini akan dibahas secera menyeluruh semua aspek penting dalam membuat strategi pemasaran, identifikasi pelayanan yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana menciptakan product brand dan efeknya kepada keberhasilan usaha.

Peluang Usaha Susu Kedelai

Wednesday
Jul 25,2007

mesin susu kedelai

Anda suka susu ? Susu sapi atau susu kambing ? Atau susu kuda liar itu ?

Selain susu dari hewan, akhir akhir ini mulai beredar susu dari bahan kedelai. Susu kedelai dari sisi rasa, tidak kalah dengan susu hewan. Demikian juga dari sisi nilai gizinya.

Peluang usaha susu kedelai kini mulai dilirik banyak pengusaha. Selain nilai gizinya bagus, cara membuatnya yang mudah menjadikan usaha susu kedelai mudah dilakukan

Resep dan Cara Membuat Susu Kedelai

1. Kedelai dicuci sampai bersih, lalu direndam selama satu malam atau delapan jam dalam air panas. Air rendaman dibuang dan kedelai dicuci lalu tiriskan.

2. Berikutnya kacang kedelai dihaluskan bersama air secukupnya menggunakan burr mill. Bubur encer disaring dengan kain kasa dan filtratnya merupakan susu kedelai mentah.

3. Tambahkan air kira-kira 10 kali lipat dari susu kedelai mentah tadi dan aduk hingga campuran menjadi rata.

4. Tambahkan gula pasir, daun pandan, garam pada air perasan tadi dan bubuhi sedikti perasan vanili atau moka atau sesuai selera.

5. Masak sampai mendidih sambil diaduk-aduk menggunakan panci perebusan yang kami sediakan

Untuk usaha rumah tangga, peralatan seadanya bisa digunakan untuk memproduksi susu kedelai.

Jika Anda serius ingin memulai dan menjalankan usaha susu kedelai, kunjungi situs SusuKedelai.net

NB. Paket mesin pembuat susu kedelai, klik SusuKedelai.net

Peluang Usaha Jasa Pengadaan Barang

Friday
Dec 28,2007

peluang usaha tender jasa pengadaan barang

Maaf, saya sudah lama tidak posting di blog peluang usaha ini. Maklum, saya harus berbagi tenaga untuk ‘ngurusi’ bisnis yang saya kelola. Kali ini saya ingin berbagi peluang usaha “Jasa Pengadaan Barang”

Pada pertengahan hingga akhir tahun, kantor saya banyak dikunjungi pelanggan dari rekanan pemerintah / swasta. Mereka adalah para pemenang tender pengadaan barang, khususnya mesin dan alat berat. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, hingga Merauke

Nilai yang mereka belanjakan lumayan besar. Semua tergantung dari jenis barang yang mereka beli dan lembaga apa yang mereka menangkan tendernya.

Saudara,

Usaha jasa pengadaan barang adalah usaha berupa jasa untuk menyediakan barang yang dibutuhkan oleh suatu lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Usaha jasa pengadaan barang ini biasa juga disebut kontraktor. Setiap tahun, biasanya pemerintah memberikan anggaran belanja pada beberapa lembaga untuk belanja barang. Barang-barang tersebut biasanya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat atau ‘koleksi’ lembaga tersebut.

Nah, untuk mencegah praktek KKN, maka diadakanlah tender (biasanya terbuka) untuk mencari siapa yang paling layak memegang amanah belanja barang tersebut. Panitia tender memilih peserta tender yang dinilai layak memegang uang rakyat tersebut.

Beberapa lembaga yang saya tahu sering berbelanja barang antara lain :

  • Dinas pertanian
  • Deperindag
  • Dinas peternakan
  • Sekolah-sekolah
  • LSM di daerah bencana untuk pemberdayaan masyarakat
  • dan masih banyak lagi (silahkan cari info di media massa di kota Anda)

Apa saja yang harus diperhatikan pada usaha jasa pengadaan barang ini ?

Bagi Anda yang berminat untuk menangkap peluang usaha ini, hal-hal yang harus Anda perhatikan antara lain :

  • Anda harus memiliki perusaahan legal (Akta,Siup,TDP,NPWP)
  • Cari info pengadaan barang di media massa, atau datang langsung di lembaga yang bersangkutan
  • Menangkan tender pengadaan barang tersebut dengan memberikan tawaran barang berkualitas dengan harga pantas, ada pelayanan purna jual dan garansi. Biasanya peserta tender cukup banyak. Anda harus menang dengan tawaran tersebut
  • Hindari untuk bermain curang, apalagi KKN dengan lembaga / panitia tender. Tidak masalah dapat uang banyak, yang penting halal dan barokah, he..he..
  • Jika Anda menang tender, belanjakan uang tender untuk membeli barang SESUAI YANG ANDA TAWARKAN SAAT LELANG / PRESENTASI. Jangan pernah menggannti dengan barang lain, tanpa seijin panitia. Karena ini bisa menimbukan masalah di kemudian hari.
  • Untuk memenuhi kebutuhan barang tender, biasanya Anda mencari supplyer barang tersebut. Carilah supplyer yang bisa dipercaya, lebih-lebih jika sudah berpengalaman

Tertarik ?

Peluang Usaha Toko Online

Thursday
Jan 3,2008

peluang usaha toko online

Tahun 2008 ini, saya yakin pemanfaatan media internet di Indonesia untuk pemasaran produk akan semakin meningkat. Selain karena jumlah mereka yang ‘melek’ internet meningkat, juga karena banyaknya media dan wadah pembelajaran online marketing. Ebook-ebook tentang bisnis internet semakin banyak. Kursus-kursus pemasaran internet bermunculan. Belum lagi liputan media massa terhadap pelaku bisnis berbasis online. Saya sendiri dan tim saya pernah diliput Majalah SWA, Majalah Pengusaha, Majalah DUIT, Majalah Bisnis Kita, Tabloid Kontan, Koran Malang Post, dll

Peluang usaha Toko Online adalah salah satu peluang usaha yang bisa Anda coba. Toko online yang saya maksud alah website yang digunakan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produknya. Produk bisa berupa barang atau jasa. Tapi, di tulisan ini saya ingin lebih fokus pada produk barang.

Bagaimana agar sukses di usaha toko online ?

Berapa banyak toko online di Indonesia yang pernah Anda lihat ? Berapa diantara mereka yang sukses ? Tidak semua sukses bukan ?

Kunci Sukses Membangun Toko Online

1. Membangun Tim

Ingin seberapa besarkah toko online Anda, bangunlah tim yang sesuai. Jika bermodal kuat, rekrutlah orang-orang yang berkompeten. Jika sudah beristri, Anda bisa menjadikan istri sebagai tim Anda. Orang-orang dekat Anda (saudara) juga bisa menjadi tim Anda. Memberikan pekerjaan kepada orang dekat bisa menjadi kekuatan spiritual yang membuat Anda sukses
Jika tidak memungkinkan membangun tim, mulailah seorang diri. Anda bisa merangkak dari bawah hingga Anda mampu dan siap merekrut tim yang tangguh

Tanpa tim, usaha kita tidak akan berkembang dan bertahan lama

2. Membuat Website yang Menjual

Website adalah pilar utama promosi Toko Online. Anda harus punya website sendiri. Bukan web gratisan. Sebaiknya berakhiran .com atau .net, karena ini yang sudah populer di masyarakat. Toh, biaya tahunan domain hosting hanya Rp 200.000
Website Anda harus bisa ‘menjual’. Artinya website Anda tersebut harus bisa mewakili Anda untuk menjadi sales yang memikat bagi pembeli. Website Anda harus bisa meyakinkan pengunjung bahwa Anda layak diajak bertransaksi. Cantumkan alamat jelas dan no telp yang mudah dihubungi. Cantumkan foto-foto produk dan foto-foto lain yang membuat pengunjung semakin percaya dengan Anda

Website Anda harus terindek di search engine, dan mudah ditemukan untuk keyword yang berhubungan dengan produk Anda. Gunakan script toko online yang search engine friendly.Tidak semua script toko online ramah dengan search engine. Karena itu, saya lebih suka menggunakan blog untuk jualan online daripada script yang tidak ramah dengan mesin pencari. Dan saya rasa blog cocok bagi pemula. Apalagi untuk produk-produk yang harganya mahal dan tidak bisa order online secara langsung. Bisa juga blog menjadi web pendukung bagi toko online Anda


3. Promosi Tepat

Siapa calon konsumen Anda ? Dimanakah Anda akan menemukan mereka ? Cara cepat dan tepat menemukan konsumen adalah dari search engine (google, yahoo, dll). Disinilah pentingnya SEO (search engine optimization)

Promosi yang lain adalah di iklan baris, iklan di web yang banyak pengunjungnya, PPC ataupun komunitas online. Tentu saja harus kembali lagi “Siapa Calon Konsumen Anda”


4. Pelayanan

Lakukan pelayanan yang baik. Kecepatan pelayanan salah satu kunci utama. Bermitralah dengan jasa pengiriman barang terpercaya. Garansi produk juga penting. Jika usaha Anda bertambah besar, bentuklah tim yang tangguh.

5. Mental Wirausahawan Sukses

Usaha toko online adalah sama dengan usaha lainnya. Miliki mental wirausahaan yang sukses, antara lain :

  • Pantang menyerah. Di bisnis apapun, kendala pasti ada.
  • Sabar. Produk Anda mungkin laku di hari pertama, mungkin juga di tahun pertama
  • Berani menghadapi resiko. Resiko pasti ada. Tinggal bagaimana kita menghadapinya
  • Selalu mencari peluang. Boleh jadi bisnis pertama Anda gagal. Tapi itu bukan akhir segalanya, kan ? Peluang usaha toko online masih banyak. Silahkan cari peluang yang sesuai dengan Anda

6. Belajar Seperlunya.

Peran seperti apa yang Anda inginkan di toko online Anda ? Itulah yang harus Anda pelajari. Anda tidak harus mempelajari semuanya.

Misalnya, Anda ingin memasarkan produk. Yang perlu Anda pelajari internet marketing dan dasar-dasar membuat web/blog (tidak harus ahli html). Bidang-bidang lain, bisa Anda serahkan ke tim Anda (produksi barang,pengiriman,promosi offline, dll)

7. Berbuat Baik dan Beramal

Perbuatan baik dan infaq-shodaqoh-zakat berbanding lurus dengan profit usaha Anda. Hal ini telah ditegaskan di Kitab Suci. Uang yang kita ‘keluarkan’ akan dibalas puluhan, bahkan ratusan kali lipat. Bisa hari itu juga, tahun depan atau minimal di akhirat. Saya sendiri sudah membuktikan hal ini. Dan ini berlaku untuk semua bisnis.
Nah… Itulah tips dari saya. Ini berdasarkan pengalaman pribadi lho.

Lalu, sebenarnya berapa sih potensi penghasilan peluang usaha toko online ini ? Wah, kalau yang ini tergantung produk, penjualan dan bagaimana Anda mengembangkan bisnis tersebut. Bagi Anda yang sudah berbisnis online, pasti sudah bisa memperkirakan. Bagi Anda yang belum bisnis online, percaya saja bahwa potensinya di luar perkiraan Anda saat ini (…ehm?)